Tuesday, 30 April 2013

Tips Cara Mengetahui Pengunjung dan Membuat Kotak Chat dengan Widget Zopim


Zopim Box
Menjadi blogger yang baik, tidak selalu dilakukan dengan menulis content yang baik di blog. Terkadang hal-hal kecil perlu dilakukan untuk menempatkan blog kita sebagai salah satu blog terdepan di kancah dunia maya.

Resposif dan Interaktif

Banyak orang (baca:  blogger) mungkin lupa betapa pentingnya menjadi blogger yang responsif dan interaktif. Hanya fokus pada contetn atau bahkan yang lebih buruk hanya fokus pada traffic. Buat saya ngeblog tidak sesederhana itu, maka dari itu saya memisahkan diri saya (baca: pemikiran) saya pada dua blog yang berbeda. Satu saya khususkan untuk mengembangkan diri yang secara spesifik untuk belajar menjadi seorang blogger dan yang kedua adalah cerminan jati diri saya. Tapi kedua blog tersebut memiliki satu kesamaan, yaitu tetap responsif dan interaktif.

Responsif dan interaktif dalam pikiran saya, bukan untuk tujuan traffic atau sebuah popularitas, tetapi lebih pada pengembangan diri. Kenapa demikian? Saya menyadari sepenuhnya, bahwa saya masih “bodoh” banyak yang harus saya pelajari, dengan content blog yang responsive dan interaktif saya berharap bisa belajar banyak, bisa bertukar pemikiran, bisa mendapatkan banyak kiritikan atau bahkan sebagai bahan untuk mendiskusikan sesuatu. Ya, saya yakin tiap orang (baca: blogger) punya cara tersendiri memaknai “responsif dan interaktif” tersebut. Tapi saya yakin ini adalah sebuah proses untuk mengembangkan diri melalui blog.

Responsif dan interaktif, sejauh ini lebih banyak dilakukan melaui comment dan reply. Tetapi ada cara menarik dan unik untuk menjadi blogger yang Responsif dan interaktif, yaitu dengan widget Zopim. Ini adalah sebuah widget yang bisa digunakan sebagai media obrolan (chat) di blog anda. Uniknya, zopim ini juga bisa digunakan sebagai media message ketika anda offline. Dengan demikian interaksi antara anda dan pengunjung bisa dilakukan dengan lebih baik. Ide memunculkan sebuah widget ini muncul ketik saya mengunjungi sebuah situs “dagang” online. Melalui aplikasi tersebut saya sangat dimudahkan karena proses transaksi (mulai dari pemilihan barang sampai dengan pembayaran) saya dibantu dengan media chat ini. Sangat mengesankan saya rasa, selain terlihat lebih professional widget ini sangat membantu pengunjung untuk berinteraksi dan bertanya kepada pemilik situs tersebut. Bagi anda yang bergerak di usaha obline, widget ini bisa menjadi salah satu rekomendasi yang sangat baik.

Apakah itu saja keuntungan widget ini?
Tidak, ternyata selain untuk media komunikasi, widget ini juga bisa dimanfaatkan untuk menganalisa pengunjung blog anda. Sejauh ini saya menggunakan widget freedjit untuk mendeteksi pengunjung blog saya, tetapi dengan menggunakan widget zopim, saya bisa berinteraksi dengan pengunjung, sekaligus mendeteksi pengujung dan melihat postingan yang popular di mata pengunjung. Sebagai seorang blogger, tentunya analisa seperti ini sangat penting untuk mengetahui postingan mana yang popular, asal pengunjung dan lain sebagainya. Ini sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi buat anda dalam menulis konten selanjutnya.

Bagaimana cara memasang widget ini?

Pertama, masuk ke situs zopim 

Kedua, klik sign up!

Zopim 1

Ketiga, masukan nama dan email anda!

Zopim 2

Keempat, anda akan dikirimi email oleh situs tersebut! Masuk ke email anda, kemudian confirmasi pendaftaran anda ke situs tersebut.

Kelima, anda akan diminta untuk memasukan password untuk akun anda! Tulislah password yang akan anda gunakan!

Keenam, lengkapi profil anda dengan menuliskan nama dan identitas anda!

Zopim 3

Ketujuh, anda akan diberikan script untuk dipasang di blog anda. Copy dan pastekan script tersebut di bawah tag <head>, kemudian save!

Zopim 4

Pemasangan awal widget zopim sudah seleai dilakukan. Untuk melakukan setting lebih jauh anda bisa lakukan dengan masuk ke home (melalui akun anda di zopim) kemudian klik widget! Pada settingan tersebut ada beberapa hal yang bisa anda rubah, diantara adalah greeting (pesan yang akan anda munculkan pada widget tersebut), widget theme (warna widget, bentuk pesan, dll), termasuk juga widget preference.

Bagaimana cara mengganti widget dasar yang telah anda pasang sebelumnya?

Jika semua setting (sesuai kesukaan anda) sudah dilakukan. Klik “embed widget”, kemudian copy script tersebut, dan letakan di bawah tag <head> (jangan lupa untuk menghapus script yang sebelumnya!).

Bagaimana? Apakah anda puas dengan widget tersebut?

Semoga bermanfaat! Salam

4 comments: